Skip to content

Gandeng Sekolah Mitra, SMK Nasional Malang Tawarkan Biaya Pendidikan Lebih Terjangkau di Jalur Masuk Undangan

SMK Nasional Malang resmi membuka jalur undangan dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Program ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk menjaring calon peserta didik baru dari SMP mitra sekaligus memberikan kesempatan memperoleh pendidikan kejuruan dengan biaya yang lebih terjangkau.

Melalui jalur undangan, SMK Nasional Malang menawarkan sejumlah keuntungan bagi calon peserta didik. Di antaranya adalah bebas biaya uang masuk atau uang gedung, cukup membayar biaya seragam sekolah yang sudah jadi tanpa harus menjahit sendiri, serta mendapatkan biaya SPP yang lebih murah. Penawaran ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan orang tua sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK.

Proses penjaringan calon peserta didik melalui jalur undangan dilakukan dengan mengundang siswa-siswi kelas IX dari SMP-SMP rekanan SMK Nasional Malang. Siswa siswi ini mengikuti presentasi pengenalan sekolah dan tes bakat minat. Hingga saat ini, sudah ada empat sekolah yang menghadiri undangan SMK Nasional Malang, yaitu SMPN 17 Malang, SMPN 25 Malang, SMPN 2 Dau, dan SMP Islam Al Amin Malang.  Para siswa mendapatkan kesempatan untuk berkunjung langsung ke lingkungan sekolah, mengenal lebih dekat suasana pembelajaran, serta memperoleh informasi lengkap mengenai program pendidikan dan keunggulan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMK Nasional Malang, Bapak Syaiful, MPd.  memberikan presentasi mengenai profil sekolah, tata tertib, berbagai prestasi yang telah diraih, serta sistem pembelajaran yang diterapkan. Penjelasan ini memberikan gambaran kepada para calon peserta didik mengenai kehidupan sekolah, budaya disiplin, dan kesempatan mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian yang dipilih.

Salah satu keunggulan yang diperkenalkan adalah pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama satu tahun. Melalui program tersebut, peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung di dunia kerja dan industri. Dengan demikian, masa pendidikan dirancang dengan komposisi dua tahun pembelajaran di sekolah dan satu tahun PKL. Skema ini diharapkan mampu memperkuat keterampilan praktis, pengalaman kerja, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Pembukaan jalur undangan ini menjadi bagian dari komitmen SMK Nasional Malang untuk menghadirkan pendidikan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan zaman, berorientasi pada kompetensi, serta memberikan akses pendidikan dengan skema biaya yang lebih ringan bagi calon peserta didik.

Bagi siswa kelas IX SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMK, jalur undangan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat SMK Nasional Malang sekaligus mempersiapkan langkah menuju masa depan yang lebih terarah.