SMK Nasional Malang (Skanala) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kali ini, kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan servis perangkat audio gratis yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026. Menariknya, kegiatan ini menjadi program perdana SMK Nasional Malang dalam memberikan layanan perbaikan perangkat audio secara langsung kepada masyarakat.
Kegiatan ini digawangi oleh Kompetensi Keahlian (jurusan) Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) di bawah koordinasi Bapak Arif Wicaksono, S.T., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, dan Ibu Mahendri Prisca Dewi, S.Pd., selaku Ketua Kompetensi Keahlian TITL. Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipandu oleh Bapak Arif Budiman, S.T., Bapak Nur Sodikin, dan tiga orang siswa jurusan TITL, Albi Alfadhil, Famamano Ndururu, Nauval Aryasatya.
Pada pelaksanaan perdana ini, tim Skanala mengunjungi tiga tempat ibadah (masjid) di wilayah Malang. Pemilihan tempat ibadah sebagai sasaran awal bukan tanpa alasan. Masjid merupakan fasilitas publik yang memiliki peran penting dalam aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat. Keberadaan perangkat audio yang berfungsi dengan baik tentu mendukung kelancaran berbagai kegiatan, mulai dari azan, salat berjamaah, pengajian, hingga kegiatan keagamaan lainnya.
Tiga masjid yang menjadi sasaran kegiatan servis gratis ini adalah Masjid Darussalam, Masjid Ar-Ridwan, dan Masjid Miftahul Jannah.
Melalui kegiatan ini, Skanala ingin menghadirkan kontribusi nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Bagi sekolah, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan layanan perbaikan tanpa biaya, melainkan juga menjadi wujud implementasi keterampilan vokasi dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan tiga siswa TITL juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Mereka mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di luar lingkungan sekolah, sekaligus memahami bahwa kompetensi kejuruan yang dipelajari memiliki nilai manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui program perdana ini, SMK Nasional Malang berharap kegiatan servis gratis dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian berkelanjutan kepada masyarakat. Skanala ingin membuktikan bahwa sekolah kejuruan tidak hanya berperan dalam menyiapkan lulusan yang terampil dan kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan solusi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari keterampilan menjadi kepedulian, dari pembelajaran menjadi pengabdian. Skanala hadir untuk masyarakat!

